Penyanyi Chester Bennington (Linkin Park) Meninggal Bunuh Diri

Jumat, 21 Juli 2017


Kabar duka kembali datang dari dunia musik. Pentolan Linkin Park, Chester Bennington meninggal di usia 41 tahun.

Ia meninggal bunuh diri dalam di kediamannya di Palos Verdes Estates, L.A. Country. Chester Bennington ditemukan menggantung dirinya ketika ia sendirian di rumah.

Pria kelahiran 20 Maret 1976 ini meninggalkan 6 orang anak dari 2 istrinya.

Selama ini, penyanyi dalam grup pelantun lagu 'Numb' ini memang memiliki kecanduan terhadap alkohol dan obat-obatan terlarang.

Dalam sebuah wawancara saat dirinya masih hidup, Chester Bennington memang pernah mengaku dirinya pernah ingin bunuh diri karena mengalami kekerasan oleh orang dewasa ketika dirinya masih kecil dulu.
Baca Selengkapnya - Penyanyi Chester Bennington (Linkin Park) Meninggal Bunuh Diri

Manchester United 2-0 Manchester City (21/7/2017)

Manchester United berhasil mengalahkan rival sekotanya, Manchester City 2-0. Kemenangan didapatkan MU berkat gol-gol dari Romelu Lukaku dan Marcus Rashford.

Pada laga International Champions Cup di NRG Stadium, Houston, Texas, Amerika Serikat, Jumat (21/7/2017) pagi WIB, baik MU maupun City sama-sama memasang sejumlah pemain barunya.

Di kubu MU, Victor Lindelof dimainkan di jantung pertahanan sejak menit pertama. Sementara Lukaku menjadi ujung tombak di lini depan.

Sementara itu, City memasang Ederson Moraes, kiper anyar yang diboyong dari Benfica. Di posisi bek kanan ada Kyle Walker yang direkrut dari Tottenham Hotspur.

MU membuka skor pada menit ke-37 melalui gol Lukaku. Mendapatkan umpan panjang dari rekannya, striker asal Belgia itu berhasil mendahului Ederson yang keluar dari sarangnya untuk mengejar bola. Lukaku kemudian menceploskan bola ke gawang kosong dari sudut sempit.

Hanya berselang dua menit, Rashford menggandakan keunggulan MU. Dalam sebuah serangan balik cepat, Rashford yang tak terkawal mendapatkan umpan dari Henrikh Mkhitaryan. Rashford kemudian dengan dingin menaklukkan Ederson lewat tembakan ke tiang jauh.

Skor 2-0 untuk keunggulan MU bertahan hingga turun minum.

Setelah jeda, kedua tim menarik sebagian para pemainnya. MU memperoleh peluang emas untuk memperbesar skornya di menit 53. Lukaku melepaskan tembakan keras yang membentur sudut atas mistar gawang City.

City akhirnya bisa menciptakan peluang berbahaya pertamanya usai sempat tertekan. Sergio Romero keluar dari sarangnya untuk menepis umpan silang, tapi bola justru mengarah kepada pemain City yang meneruskan ke gawang yang kosong. Tapi bola masih melambung.

Lukaku mencetak gol keduanya di menit 79. Namun, gol itu dianulir wasit setelah di penain berada di dalam posisi offeside lebih dahulu.

Memasuki 10 menit terakhir, City kembali melewatkan peluang. Bola umpan Samir Nasri melepaskan Gabriel Jesus sehingga tinggal berhadapan dengan Sergio Romero. Tapi sontekan Jesus malah melambung.

Intensitas serangan City meningkat. Romero mesti melakukan penyelamatan dengan tangan kanannya untuk menangkal tembakan Fernandinho.

Tidak ada gol lain yang tercipta di sisa pertandingan. Skor 2-0 untuk keunggulan MU tidak berubah.


Susunan Pemain

Manchester United: De Gea (Romero 46'); Valencia (Fosu-Mensah 78'), Lindelof (Bailly 46'), Smalling (Jones 46'), Blind (Darmian 46'); Herrera (Fellaini 62'), Pogba; Rashford (Martial 62'), Mkhitaryan (Carrick 62'), Lingard (Pereira 78'); Lukaku

Manchester City: Ederson, Walker, Kompany (Sones 46'), Adarabioyo (Otamendi 46'), Fernandinho, Toure , Foden (Zinchenko 74'), Roberts (Diaz 46'), Sterling (Sane 46'), De Bruyne (Gabriel Jesus 46'), Aguero (Nasri 46'),
Baca Selengkapnya - Manchester United 2-0 Manchester City (21/7/2017)

Kevin Systrom Pencipta Aplikasi Instagram

Minggu, 16 Juli 2017


Di era saat ini dimana perkembangan smartphone yang semakin maju dimana salah satu yang paling digandrungi oleh tiap orang dalam smartphone adalah aplikasi jejaring sosial. salah satunya adalah Instagram, yang bisa dikatakan sebagai "Bintang Baru" karena sejak awal peluncurannya, penggunanya membludak dengan cepat dan membuatnya semakin populer dibanding jejaring sosial lain, karena kepopulerannya inilah yang kemudian menarik minat facebook sehingga mengakuisisi atau membeli Instagram ini dengan nilai atau harga yang sangat fantantis sehingga menjadikan pendiri instagram menjadi kaya raya dan menjadi milyarder baru di dunia. Pendiri Instagram adalah Kevin Systrom dan Mike Krieger. Kedua pria inilah yang merupakan sosok dibalik aplikasi berbagi foto Instagram. Namun yang akan Biografi Kevin Systrom yang merupakan salah satu pendiri Instagram.

Kevin Systrom lahir pada tanggal 30 Desember 1983 dan dibesarkan di sebuah kota kecil bernama Holliston di HMassacahusetts, Amerika Serikat. Ia merupakan anak dari Douglas Systrom yang berkerja sebagai kepala sumber daya manusia dan Diane yang merupakan seorang marketing eksekutif. Kevin Systrom menamatkan sekolah menengah umumnya di Middlesex School di Concord, Massachusetts kemudian setelah lulus SMA, Kevin Systrom kemudian masuk ke Stanford University mengambil jurusan Management Science and Engineering dan kemudian lulus pada tahun 2006. Pada saat di Stanford, Kevin Systrom pernah bekerja paruh waktu di perusahaan startup, bernama Odeo. Di kemudian hari Odeo semakin berkembang dan dikenal sebagai penyedia layanan mikroblogging, Twitter. Setelah Lulus dari Stanford, Kevin Systrom kemudian bergabung dengan Google dengan posisi sebagai manajer pemasaran produk. Ia bekerja pada produk seperti Gmail, Google Calendar, Docs, dan Spreadsheets.

Tak lama kemudian ia meninggalkan Google untuk bergabung dengan Nextstop, sebuah startup yang didirikan oleh beberapa mantan karyawan Google. Walau kerjanya fokus pada pemasaran, tak jarang dia membantu membuat ide-ide dalam bentuk pemrograman. Setelah bekerja di Twitter dan Google dan beberapa startup lainnya, ia mulai membangun perusahaan sendiri yang menciptakan aplikasi disebut Burbn yang kemudian menjadi cikal bakal dari Instagram. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 mobile, namun kedua CEO, Kevin Systrom dan juga Mike Krieger, memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja. Setelah satu minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide yang bagus, pada akhirnya mereka membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun di dalamnya masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah final, adalah aplikasi yang sudah dapat digunakan di dalam iPhone, yang dimana isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur yang memungkinkan orang check-in lokasi, membuat rencana, mendapatkan poin untuk bergaul dengan teman-teman, dll. Namun ketika ingin merombak Burbn, mereka melihat bahwa Facebook membuat aplikasi check-in seperti

Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger untuk mengurangi fitur-fitur yang ada, dan memulai lagi dari awal, namun akhirnya mereka hanya memfokuskan pada bagian foto, komentar, dan juga kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi Instagram. Akhirnya agar tidak bentrok dengan layanan Facebook, mereka menciptakan Instagram. Instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”. Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram”, dimana cara kerja telegram sendiri adalah untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Jadi bisa di artikan bahwa Instagram adalah aplikasi berbagi foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram berasal dari instan-telegram. Sebulan setelah peluncuran, Instagram mampu merangkul 1 juta pengguna. Setahun kemudian, Instagram mencapai lebih dari 10 juta pengguna. Dan pada tahun 2012, Instagram sukses memikat pesaingnya Facebook. Instagram akhirnya sepakat untuk menerima tawaran akuisisi dari Facebook dengan nilai USD 1 miliar. Pembelian terbesar dalam sejarah Facebook.

Dari pembelian tersebut kemudian menjadikan Kevin Systrom dan juga Mike Krieger yang merupakan pendiri instagram menjadi Milyarder baru secara mendadak. Instagram dari hari ke hari terus bertambah penggunanya. Instagram tidak hanya dapat digunakan untuk berbagi foto saja, melainkan dapat juga menyunting foto-foto yang memiliki 16 efek yang dapat digunakan untuk menyunting foto. Dengan aplikasi Instagram, foto-foto dapat diunggah melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, foursquare, flickr, dan juga posterous. Foto yang telah diambil melalui aplikasi Instagram dapat disimpan di dalam berbagai macam gadget seperti iPhone, android dan lain lain tersebut. Penggunaan kamera melalui Instagram juga dapat langsung menggunakan efek-efek yang ada, untuk mengatur pewarnaan dari foto yang dikehendaki oleh sang pengguna. Ada juga efek kamera tilt-shift yang fungsinya adalah untuk memfokuskan sebuah foto pada satu titik tertentu. Setelah foto diambil melalui kamera di dalam Instagram, foto tersebut pun juga dapat diputar arahnya sesuai dengan keinginan para pengguna.

Instagram buatan Kevin Systrom dan Mike Krieger dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 3.1.2 atau yang terbaru dan Android apapun dengan sistem operasi 2.2 (Froyo) atau yang terbaru, dan juga sudah bisa digunakan oleh pengguna Windows Phone namun sayang untuk perangkat Blackberry belum support aplikasi ini. Meskipun begitu ada kelemahan pada Instagram yaitu memiliki keterbatasan ukuran untuk foto , tapi mungkin dengan berjalan nya waktu pasti kelemahan itu bisa di atasi.
Baca Selengkapnya - Kevin Systrom Pencipta Aplikasi Instagram

Jan Koum Pencipta Aplikasi WhatsApp


Yakin atau tdk perjuangan yang berat mesti dilewati oleh Penemu Aplikasi Whatsapp yakni Jan Koum di mana pada sebelum ia jadi milyarder ia adalah seseorang gelandangan tetapi namanya melesat jadi milyarder baru saat aplikasi bikinannya yang bernama Whatsapp dibeli oleh facebook dengan harga yang benar-benar fenomenal yakni 16 Milyar dollar AS. Ia Hidup serba sulit dengan cuma memercayakan subsidi serta jatah makan yang ia terima dari pemerintah setempat di mana berbarengan warga Amerika yang lain yang sama dengannya setiap hari ia mesti mengantri untuk memperoleh jatahn makan gratis, tempat tidurnya kadang-kadang beralaskan tanah serta beratapkan langit bukan hanya di apartemen seperti orang Amerika umumnya, hal itu telah adalah hal yang umum dilewati oleh Jan Koum.

Dengan bekerja untuk tukang bersih-bersih atau untuk cleaning service di suatu supermarket telah cukup untuk Jan Koum waktu itu untuk menyambung hidup serta mempunyai pendapatan yang barangkali cukup baginya tetapi juga pas-pasan. Jan Koum yang disebut penemu aplikasi whatsapp adalah orang yang tidak mudah menyerah saat kesusahan datang menghapirinya di mana ibunya saat itu di diagnosa terkena penyakit kanker. Ia lalu berkemauan untuk meneruskan kuliahnya di San Jose University sembari mencari pendapatan penambahan yang barangkali cukup baginya untuk menyambung hidup dan cost kuliahnya. Saat kuliah di San Jose University, ia sangat suka pada belajar programming di mana saat itu ia ada dalam jalur drop out dari kampusnya. Ia belajar programming dengan cara otodidak di mana programming adalah passion dianya.

Walau berstatus drop uot dari kampusnya serta tiada berbekal ijazah, ia lalu berkemauan serta nekad melamar kerja di Yahoo, di mana kekuatan Jan Koum dalam hal programming semakin hari makin baik. Serta nyatanya nasib baik lalu menaunginya, Yahoo terima ia jadi karyawannya, di mana posisi Jan Koum saat itu untuk engineer di Yahoo. Sepanjang 10 th. ia berkerja di sana, serta ia juga berkembang cepat di sana lantaran passionnya sesuai sama dengan bagian perkerjaanya. Ia lalu bersua dengan Brian Action yang lalu nantinya jadi partner atau kawannya dalam bikin aplikasi Whatsapp.

Berbarengan Brian Action, Jan Koum lalu mengambil keputusan untuk mengudurkan diri dari Yahoo di mana ia telah lama berkerja di sana serta berkembang cepat di Yahoo. Dari Yahoo, Koum lalu berusaha untuk melamar kerja di Facebook di mana facebook yang disebut service media sosial buatan Mark Zuckerberg tengah naik daun di Internet. Walau dengan semangat untuk berkembang serta juga belajar tetapi nyatanya facebook tak terima lamaran kerja yang diserahkan oleh Jan Koum. Facebook barangkali saat ini menyesal sudah menampik lamaran kerja Jan Koum serta juga Brian Action karena aplikasi Whatsappnya sendiri dibeli oleh Facebook dengan harga yang fenomenal. Tidak diterima facebook inilah yang lalu bikin Jan Koum serta juga Brian Action membuat serta bikin aplikasi pesan Whatsapp yang fenomenal.

Saat ini, Aplikasi buatan Jan Koum yakni Whatsapp jadi aplikasi yang paling fenomenal dengan mempunyai pemakai yang paling banyak didunia di mana aplikasi Whatsapp menaklukkan aplikasi pesan blackberry messengger serta juga aplikasi pesan yang lain dalam hal jumlah pemakai paling banyak didunia. Dari tingkat kepopuleran aplikasi whatsapp inilah yang lalu jadikan facebook mengakuisisi aplikasi buatan Jan Koum serta Brian Action dengan jumlah yang fantastis yakni sejumlah 16 Milyar Dollar AS atau seputar 220 trilyun Rupiah. Angka yang fantastis bukan hanya...

Inilah yang lalu jadikan Jan Koum serta Brian Action jadi seseorang milyarder baru di mana ia dahulu adalah seseorang gelandangan, dengan kemauan yang penuh semangat serta juga tidak mudah menyerah ia lalu sukses merubah hidupnya jadi tambah baik. Di waktu berhasil seperti saat ini inilah yang lalu bikin Jan Koum umum pergi ke tempat di mana ia sempat jadi gelandangan pada saat dahulu untuk mengingat saat masa susahnya saat itu, di mana ia menangis saat saat itu tak mempunyai duit serta punya kebiasaan mengantri untuk menjapatkan jatah makan gratis. Ia juga mengingat ibunya yang saat ini sudah tidak ada karena menderita penyakit kanker di mana ibunya sempat menjahitkan pakaian untuk dia karena tak mempunyai duit.

Ia berjuang dengan kemauan yang tidak mudah menyerah serta penuh semangat untuk merubah nasibnya dari seseorang gelandangan yang lalu jadi seseorang milyuner baru, Jan Koum dengan keberhasilan yang ia capai berbarengan aplikasi bikinannya yakni whatsapp ini sukses menunjukkan bahwasanya ia tak sempat putus harapan serta terus tabah untuk melakukan kerasnya hidup. Suatu perjuangan hidup yang sangat inspiratif untuk diteladani.
Baca Selengkapnya - Jan Koum Pencipta Aplikasi WhatsApp

Pavel Durov Pencipta Aplikasi Telegram


Nama Pavel Durov kini ramai menjadi perbincangan di dunia maya, khususnya pasca aplikasi pesan pendek yang dia buat, Telegram, diblokir sebagian di Indonesia. Pemblokiran dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Jumat, 14 Juli.

Menkominfo Rudiantara menjelaskan aplikasi pesan pendek itu kerap dijadikan alat oleh para teroris untuk berkomunikasi secara rahasia. Dia menemukan ada sekitar 17 ribu halaman di Telegram yang membahas mengenai penyebaran paham radikal, termasuk bagaimana cara merakit bom.

Pria yang kerap disapa ‘Chief RA’ itu paham bahwa salah satu alasan para teroris memilih berkomunikasi di Telegram, karena keamanannya yang sangat terjaga. Keamanan itu pula yang selalu didengungkan oleh Pavel kepada para penggunanya.

Bahkan, dia tidak segan-segan menolak permintaan pemerintah dari negara mana pun untuk membuka identitas pengguna aplikasinya. Kendati menjadi alat komunikasi favorit para teroris, tetapi Pavel tegas membantah bahwa dia dan timnya berteman dengan teroris.

“Kami bukan rekan dari teroris. Bahkan, setiap bulan kami memblokir ribuan public channel yang berkaitan dengan ISIS dan mempublikasikannya di channel @isiswatch,” tulis Pavel dalam channel resminya di akun Telegram pada Minggu, 16 Juli.

Siapa sebenarnya pria yang dijuluki Mr. Facebook asal Rusia ini?

Pavel Durov pendiri media sosial VKontakte

Pavel lahir di Leningrad, Rusia pada 10 Oktober 1984. Walaupun lahir di Negeri Beruang Merah, tetapi Pavel kecil lebih banyak menghabiskan waktu di Turin, Italia. Dia kembali ke Rusia di tahun 2001 dan menjadi mahasiswa filologi di Universitas St. Petersburg. Pria berusia 32 tahun itu masuk ke dalam jajaran mahasiswa yang lulus dengan nilai terbaik.

Di tahun 2006, Pavel bersama sang kakak Nikolai Durov, kemudian bekerja sama dan membuat media sosial pertama Rusia bernama VKontakte atau lazim disebut VK. Di saat pembentukan awalnya, Pavel mengaku terpengaruh dari konsep Facebook.

Tetapi, belakangan VK justru lebih populer di Rusia dibandingkan Facebook. Dari data yang dikutip dari laman Business Insider, jumlah pengguna aplikasi VK mencapai 350 juta orang dan berhasil menjadi perusahaan sukses dengan nilai mencapai US$ 3 miliar.

Saat itu, kekayaan yang dimiliki pun akhirnya melesat tajam dan diperkirakan mencapai US$ 260 juta. Sayangnya, di saat perusahaannya sudah mencapai kesuksesan, Pavel justru memilih mundur dari jajaran pemilik pada tahun 2014.

Dia memilih mundur usai dipaksa menjual 12 persen kepemilikan sahamnya kepada Ivan Tavrin, pemilik dari perusahaan internet besar di Rusia, mail.ru. Ivan diketahui memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Presiden Vladimir Putin. Jadi, tujuannya jelas agar Pemerintah Rusia bisa memonitor aktivitas warganya di media sosial.

“Kebebasan bagi seorang CEO untuk mengelola perusahaan telah menurun perlahan-lahan. Sangat sulit tetap bertahan dengan orang-orang yang berbeda prinsip dengan awal mula perusahaan ini dibentuk,” tulis Pavel dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke laman VK pada tahun 2014 lalu.

Pavel Durov Kembangkan Telegram

Seletah resmi keluar dari VKontakte, Pavel Durov memutuskan pindah dari Rusia pada tahun 2014. Saat itu, negara tujuannya adalah New York, Amerika Serikat.

Di New York, ia mengembangkan suatu proyek rahasia yang tidak ia beberkan kepada siapa pun. Bahkan ketika salah satu media di Rusia bertanya mengenai proyek apa yang sedang ia kerjakan kala itu, Pavel hanya mengirimkan sebuah GIF yang diambil dari film ‘The Social Network’.

Dalam GIF tersebut, terlihat Presiden Facebook, Sean Parker memberikan jari tengah kepada investor. Proyek rahasia itu ternyata Telegram, sebuah aplikasi messenger yang dibuat sedemikian rupa, sehingga sulit untuk disadap oleh pemerintah atau badan intelegen lainnya.

Sejak awal membuat Telegram, Pavel dan timnya sudah berjanji akan menjaga kerahasiaan para penggunanya. Dia tidak akan bersedia untuk menyerahkan data-data para penggunanya kepada siapa pun termasuk pemerintah dari satu negara.

Pavel pun mengaku tidak mempermasalahkan jika aplikasi Telegram diblokir di beberapa negara antara lain Tiongkok, Iran dan Arab Saudi. Sebab, baginya, dari pada mengkhianati kepercayaan para penggunanya, lebih baik warga di negara tersebut tidak dapat menggunakan aplikasi besutannya itu.

Walau diblokir di beberapa negara, Telegram tetap laris digunakan dan angkanya telah mencapai 100 juta pengguna. Dia pun mencatat ada 12 miliar pesan yang dikirim melalui Telegram. Bahkan, kini pangsa pasar baru datang dari negara-negara di kawasan Amerika Latin.
Baca Selengkapnya - Pavel Durov Pencipta Aplikasi Telegram